Rabu, 05 Januari 2011

Teknik Pengumpulan Data Dalam Penelitian


 JENIS DATA BERDASARKAN TEKNIK PENGUMPULAN DATA:
Menurut cara pengumpulannya, secara garis besar data penelitian dibedakan menjadi dua macam:
  1. Data Primer: Semua informasi mengenai konsep penelitian (ataupun yang terkait dengannya) yang kita peroleh secara langsung dari unit analisa yang dijadikan sebagai obyek penelitian.
  2. Data Sekunder: Semua informasi yang kita peroleh tidak secara langsung, melalui dokumen-dokumen yang mencatat keadaan konsep penelitian (ataupun yang terkait dengannya) di dalam unit analisa yang dijadikan sebagai obyek penelitian.

TEKNIK PENGUMPULAN DATA:
  1. Teknik Pengumpulan Data Primer
    1. Observasi (observation)
    2. Wawancara (interview)
    3. Kuesioner (questionaire)
  1. Teknik Pengumpulan Data Sekunder
    • Teknik Dokumentasi

OBSERVASI (OBSERVATION)
Observasi adalah cara pengumpulan data mengenai keadaan konsep penelitian di dalam unit analisa penelitian, yang dilakukan dengan cara pengamatan secara langsung.
Ada dua macam observasi:
1.        Observasi Partisipasionis
§         Observasi (pengamatan) yang dilakukan dengan keterlibatan peneliti di dalam situasi yang melingkupi unit analisa penelitian.
2.        Observasi Non-Partisipasionis
§         Observasi (pengamatan) yang dilakukan dengan tanpa keterlibatan penelitian di dalam situasi yang melingkupi unit analisa penelitian.
Keterbatasannya observasi:
1.        Memunculkan Howthorne Effect.
2.        Memungkinkan munculnya bias subyektf si peneliti
3.        Interpretasi antar peneliti terlalu bervariasi
4.        Memungkinkan ketidaklengkapan perolehan data

WAWANCARA (INTERVIEW)
Wawancara adalah cara pengumpulan data yang dilakukan dengan cara mengajukan pertanyaan-pertanyaan mengenai konsep penelitian (atau yang terkait dengannya) terhadap individu manusia yang menjadi unit analisa penelitian ataupun terhadap individu manusia yang dianggap memiliki data mengenai unit analisa penelitian.
Wawancara dapa digunakan dalam tiga fungsi:
1.      Sebagai alat primer. Wawancara dapat digunakan sebagai alat pengumpul data utama bila data yang akan diungkapkan tidak mungkin diperoleh dengan alat lain yang lebih tepat atau lebih baik.
2.      Sebagai alat pelengkap. Apabila data atau informasi telah diungkapkan, namun masih ada beberapa hal yang mesti dijelaskan, maka wawancara dapat digunakan untuk mencari data pelengkap yang tidak bisa diperoleh dengan tekni pengumpulan data yang lain.
3.      Sebagai alat pengukur atau pembanding. Wawancara dapat juga digunakan untuk mengecek kebenaran, ketelitian, dan ketepatan data yang sudah diperoleh dengan menggunakan alat lain.

Keterbatasan wawancara:
1.      Mahal dan lama
2.      Situasi interaksi mempengaruhi keadaan data
3.      Keragaman pewawancara memungkinkan keragaman data
4.      Bias penelitian bertambah oleh bias pewawancara
Ada dua macam wawancara:
1.      Wawancara terstruktur
·        Pertanyaan tersusun sesuai ketentuan yang kita tetapkan, apa yang kita tanyakan sesuai dengan daftar pertanyaan yang telah kita buat.
·        Kelebihan: informasi seragam sehingga data dapat dibandingkan.
2.      Wawancara tidak terstruktur (in-depth interview)
·        Pedoman pertanyaan dibuat secara garis besar, kemudian akan berkembang lebih jauh di lapangan.
·        Kelebihan: informasi lebih dalam, karena pertanyaan bisa berkembang.

KUESIONER (QUESTIONAIRE)
Kuesioner adalah cara pengumpulan data yang dilakukan dengan cara mengajukan daftar pertanyaan mengenai konsep penelitian secara tertulis kepada individu manusia sebagai unit analisa penelitian ataupun individu manusia yang dianggap memilik data mengenai unit analisa penelitian.
Keterbatasan kuesioner:
1.      Aplikasinya terbatas hanya individu terdidik
2.      Tingkat responya rendah
3.      Memungkinkan munculnya bias self selecting
4.      Kedangkalan informasi
5.      Bias antar pertanyaan
6.      Adanya bias kolektififitas

Ada dua macam kuesioner:
1.      Kuesioner terbuka
·        Kelebihan: responden leluasa menjawab tanpa pilihan, sehingga informasi luas, variasi data, bias / subyektifitas peneliti bisa dieliminir.
·        Kekurangan: perlu “content analysis” oleh peneliti untuk mengklasifikasikan data, bila jawaban responden tidak tersedia dalam pilihan jawaban maka peneliti akan kehilangan data.
2.      Kuesioner tertutup
·        Kelebihan : pilihan jawaban menjamin peneliti memperoleh data yan diperlukan, data mudah dianalisis karena sudah dikategorikan / diklasifikasikan.
·        Kelemahan : informasi dangkal dan kurang variatif, bias / subyektifitas peneliti besar karena pilihan jawaban dibuat dengan pola pikirnya, cenderung praktis dan kurang memikirkan masalah / isu penelitian, jawaban yang ada mengkondisikan pikiran responden dan merefleksikan pembenaran ataupun ketidaksetujuan peneliti.

DOKUMENTASI
Dokumentasi adalah cara pengumpulan data dengan menggunakan berbagai dokumen atau catatan yang mencatat keadaan konsep penelitian (ataupun yang terkait dengannya) di dalam unit analisa yang dijadikan sebagai obyek penelitian. Sumber data:  dokumen resmi, arsip, media massa cetak, jurnal, biografi, dsb.

Ket : Materi kuliah Metode Penelitian Sosial, Dian Eka Rahmawati

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...