Blognya Anak Kuliahan

Showing posts with label Pilkada Aceh 2012. Show all posts
Showing posts with label Pilkada Aceh 2012. Show all posts

Monday, April 9, 2012

Hasil Quick Count, Zaini Abdullah-Muzakir Manaf Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh Periode 2012-2017

April 09, 2012 0
Beberapa waktu yang lalu Citra Publik Indonesia - Lingkaran Survei Indonesia Group (CPI-LSI) mengumumumkan hasil perhitungan cepat (quick count) yang menyatakan bahwa pasangan Zaini Abdullah-Muzakir Manaf keluar sebagai pemenang dalam Pilkada Aceh 2012.
Quick count sendiri adalah metode perhitungan suara pemilihan umum secara cepat dengan cara mengambil beberapa sampel suara yang ada dibeberapa TPS (Tempat Pemungutan Suara). Hasil dari quick count diyakini keakuratannya sebesar 98%, jadi hanya ada terjadi human error sebesar 2 %.
Pasangan ZIKIR (Zaini-Muzakir) unggul telak terhadap lawan-lawannya yaitu sebesar 54,15 % raihan suara, pesaing terdekat dari pasangan tersebut adalah pasangan incumbent yakni Irwandi Yusuf-Muhyan Yunan sebesar 30,05 %. Sementara itu ketiga pasangan lainnya meraih suara kurang dari 10%. Berikut hasil lengkap dari quick count bedasarkan suara terbanyak yang dirilis oleh Citra Publik Indonesia - Lingkaran Survei Indonesia Group (CPI-LSI) :

  1. dr. Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf  54.15%
  2. drh. Irwandi Yusuf dan DR. Ir. Muhyan Yunan, Hsc. PH. D 30.05%
  3. Muhammad Nazar, S. Ag dan Ir. Nova Iriansyah  7.82%
  4. Prof. DR. H. M. Darni Daud, MA dan DR. Ahmad Fauzi, M. Ag  4.12%
  5. Tgk. Ahmad Tajuddin dan Ir. Suriansyah  3.86%
Mengingat keakuratan hasil penghitungan suara pemilu dengan quick count yakni sebesar 98%, maka impian dari pasangan yang diusung oleh Partai Aceh yang memiliki basis kader terbesar di Aceh tesebut untuk menjadi orang No.1 dan 2 di Aceh akan segera tercapai.
Selamat bagi Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih, semoga mampu memimpin Aceh dengan baik. Aamin... 

Hari ini Pilkada Aceh, Zaini Abdullah-Muzakir Manaf Terpopuler di MCN Blog

April 09, 2012 0
Alhamdulillah pesta demokrasi rakyat Aceh sedang diselenggarakan pada hari ini tanggal 9 April 2012. Pada hari ini selain akan memilih gubernur dan wakil gubernur, masyarakat Aceh juga akan memilih bupati/wakil bupati dan walikota/wakil walikota dari 23 kabupaten/kota yang ada di provinsi Aceh.
Pilkada Aceh 2012 yang bertemakan "Pilkada Damai" ini telah menjadi sorotan mata publik Indonesia bahkan dunia, jadi besar harapan bagi seluruh masyarakat agar Pilkada Aceh 2012 benar-benar terlaksanakan dengan damai. Siapapun pemenangnya nanti diharapkan menjadi sosok yang mampu membawa Aceh ke arah perubahan yang lebih baik, dan bagi yang kalah harap berbesar hati menerima kekalahannya, dan tetap mendukung gubernur Aceh yang terpilih untuk bersama-sama membangun Aceh.

Postingan ini bukan bermaksud ingin mencoba untuk meramalkan hasil Pilkada nanti, atau bahkan ikut mengkampanyekan salah satu pasangan calon gubernur, tidak. Admin cuma iseng-iseng ingin menampilkan fakta unik yang terjadi di blog ini terkait dengan Pilkada Aceh tahun 2012.Ya, pada tanggal 1 April 2012 yang lalu Admin telah mempublikasikan profil dan visi-misi kandidat gubernur Aceh 2012.
Dan ternyata dari kelima kandidat tersebut, pasangan nomor urut lima yaitu Zaini Abdullah-Muzakir Manaf menjadi profil yang paling banyak dicari oleh masyarakat atau bisa dikatakan paling populer dan masuk dalam Top 5 minggu ini di MCN Blog. Top 5 adalah lima postingan terpopuler dalam satu minggu dari semua postingan yang ada di blog ini, peringkat ditentukan bedasarkan jumlah impresi atau klik yang dilakukan oleh pembaca MCN Blog selama satu minggu. Menarik kita lihat, dalam Top 5 terlihat dari lima pasang kandidat cuma satu kandidat yang tidak sanggup menembus Top 5 yakni pasangan Darni M Daud-Ahmad Fauzi, sementara empat pasangan lainnya mampu masuk ke jajaran Top 5.
Diposisi puncak terdapat pasangan Zaini Abdullah-Muzakir Manaf, kemudian disusul pasangan Ahmad Tajuddin-Teuku Suriansyah yang menduduki posisi ketiga, dan terjadi persaingan ketat diposisi keempat dan kelima yaitu berurutan pasangan Irwandi Yusuf-Muhyan Yunan pasangan Muhammad Nazar-Nova Iriansyah. Dan berikut jumlah impresi yang didapatkan oleh para calon gubernur dan wakil gubernur Aceh tahun 2012. 
  1. Zaini Abdullah-Muzakkir Manaf (449 penayangan)
  2. Ahmad Tajuddin-Teuku Suriansyah (283 penayangan)
  3. Irwandi Yusuf-Muhyan Yunan (192 penayangan)
  4. Muhammad Nazar-Nova Iriansyah (178 penayangan)
  5. Darni M Daud-Ahmad Fauzi (125 penayangan)
Hasil diatas adalah jumlah impresi dari tanggal 1 April 2012 09.00 - 9 April 2012 09.00, hasil diatas bisa berubah dari waktu ke waktu mengingat banyaknya msayarakat yang mencari informasi di internet.

Monday, April 2, 2012

Daftar Kekayaan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh 2012-2017

April 02, 2012 2
Gabungan Solidaritas Anti Korupsi (GaSAK) Bireuen memaparkan daftar kekayaan lima calon gubernur Aceh. Daftar kekayaan ini berdasarkan pengumuman KIP Aceh Nomor 22/KIP-ACEH/III/2012.
Koordinator GaSAK Mukhlis menyebutkan, dalam daftar itu calon gubernur Irwandi Yusuf menempati urutan teratas dengan jumlah kekayaan Rp9 miliar. Sedangkan Zaini Abdullah menempati urutan terakhir dengan kekayaan Rp99,7 juta.
Pada posisi kedua ada Darni M.Daud dengan nilai kekayaan Rp5,1 miliar. Teungku Ahmad Tajudin atau dikenal dengan nama Abi Lampisang di urutan berikutnya dengan kekayaan Rp1,5 miliar. Sedangkan Muhammad Nazar dengan kekayaan Rp 1,28 miliar ditambah 2500 uang dolar Amerika.
Untuk posisi calon Wakil Gubernur, kata Mukhlis, Muhyan Yunan menempati urutan teratas dengan kekayaan Rp 8,7 miliar dan Muzakir Manaf di urutan terakhir dengan kekayaan Rp 66,35 juta.

Berikut daftar kekayaan pasangan calon gubernur Aceh sesuai pengumuman KIP Aceh:
Nomor Urut 1 :
Tgk H Ahmad Tajuddin AB Rp1.573.000.000.
Ir H Teuku Suriansyah M.Si Rp2.062.915.665

Nomor Urut 2 :
drh Irwandi Yusuf  Rp 9.002.194.771
DR Ir Muhyan Yunan M.Sc (Hw. Eng) Rp8.709.104.078

Nomor Urut 3 :
Prof DR H Darni M Daud MA Rp5.102.868.818
DR Tgk Ahmad Fauzi        Rp1.784.898.111

Nomor Urut 4:
H Muhammad Nazar Rp 1.287.264.113 dan USD 2.500.
Ir Nova Iriansyah MT Rp 3.048.077.285 dan USD33.092

Nomor Urut 5:
dr H Zaini Abdullah Rp 99.788.369
Muzakir Manaf  Rp 66.359.878

Sumber : http://atjehpost.com/index.php/read/2012/03/30/5363/0/5/Ini-Daftar-Kekayaan-Calon-Gubernur-Aceh-

Sunday, April 1, 2012

Profil Zaini Abdullah-Muzakkir Manaf

April 01, 2012 0
Pasangan Nomor Urut Lima (Partai Aceh)
Pasangan ini, bisa dikatakan pasangan antar lintas generasi, karena mewakili generasi tua dan muda di tubuh organisasi mantan gerilyawan Aceh yaitu GAM yang sekarang sudah berorientasikan ke partai lokal yaitu Partai Aceh.
Zaini Abdullah adalah generasi awal di tubuh Gerakan Aceh Merdeka. Lama menetap di luar negeri, lelaki dandy berusia 72 tahun ini memutuskan pulang kampung dan diusung Partai Aceh sebagai calon gubernur Aceh.
Zaini dipasangkan bersama Muzakir Manaf, mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka pengganti Abdullah Syafie yang kini menjabat Ketua Partai Aceh.  Lahir di Aceh Timur, 3 April 1964, Muzakir Manaf adalah sosok yang tak banyak bicara. Pembawaannya tenang dan tidak meledak-ledak.
Dalam kampanyenya pasangan ZIKIR (Zaini-Muzakir) ini menjanjikan perubahan perbaikan sistem birokrasi jika terpilih kelak.

dr. H. Zaini Abdullah
Tempat/tgl lahir : Sigli, 24 April 1940.
Jabatan terakhir : Mantan Juru Runding GAM.
Pendidikan : Sekolah Rakyat Beureunuen Pidie Tahun 1952, SMP Sigli Pidie tahun 1957, SMA Kutaraja Banda Aceh tahun 1960, Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara tahun 1972.

Muzakir Manaf
Tempat/tgl lahir : Aceh Timur, 3 April 1964.
Jabatan terakhir : Ketua Partai Aceh dan Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA).
Pendidikan : MIN Sampoiniet tahun 1977, SMP Negeri Idi tahun 1981, SMA Swasta Pase Sejaya Panton Labu Tahun 1984.

Visi : Aceh yang bermartabat sejahtera berkeadilan dan mandiri berlandaskan UU Pemerintahan Aceh sebagai wujud MoU Helsinki

Misi :
  • Memperbaiki tata kelola pemerintahan aceh yang amanah melalui implemantasi dan penyelesaian turunan UU Pemerintahan Aceh untuk menjaga perdamaian yang abadi.
  • Menerapkan nilai-nilai budaya Aceh dan nilai-nilai dinul Islam di semua sektor kehidupan masyarakat.
  • Memperkuat struktur ekonomi dengan kualitas sumber daya manusia.
  • Mewujudkan peningkatan nilai tambah produksi masyarakat dan optimalisasi pemanfaatan sumber daya alam.
  • Melaksanakan pembangunan Aceh yang proporsional terintegrasi dan berkelanjutan.
Referensi : kip-acehprov.go.id, atjehpost.com, www.suara-tamiang.com

Profil Muhammad Nazar-Nova Iriansyah

April 01, 2012 0
Pasangan Nomor Urut Empat (Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai SIRA)
Pasangan Muhammad Nazar dan Nova Iriansyah mendapat nomor urut 4. Pasangan ini melaju dengan percaya diri yang tinggi karena merupakan satu-satunya pasangan yang diusung tiga partai sekaligus, pasangan ini diusung oleh koalisi Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai SIRA.
Sebelumnya, Muhammad Nazar adalah wakilnya Irwandi Yusuf. Belakangan, keduanya "cerai" dan saling menggandeng pasangan baru. Nazar pun menggaet Nova Iriansyah sebagai calon pendampingnya.
Pasangan ini baru memastikan mendaftar hanya beberapa jam sebelum pendaftaran ditutup pada 7 Oktober 2011. Situasi politik yang serba tak pasti ketika itu, membuat  keputusan diambil saat-saat terakhir.
Lahir di Ulim, Pidie, pada 1 Juli 1973, Muhammad Nazar adalah mantan Ketua Sentral Informasi Referendum Aceh (SIRA). Setelah perjanjian damai ditandangani, SIRA bermetamorfosis menjadi partai lokal. Nazar sendiri duduk sebagai Ketua Dewan Pembina partai lokal bentukan mantan aktivis ini.
Nazar banyak bergabung di organisasi. Ketika itu, aktivitasnya di SIRA yang menuntut referendum untuk Aceh kerap membuatnya berurusan dengan polisi. Ia pun pernah dua kali dijebloskan ke penjara. Seperti Irwandi, Nazar mendapat amnesti setelah perjanjian damai ditandatangani.
Nazar menyelesaikan pendidikan Strata Satu (S1) di IAIN Ar-Raniry jurusan Bahasa dan Sastra Arab pada 1997. Setahun kemudian, ia mengambil program Non Gelar Sarjana Purna Ulama di IAIN Ar-Raniry.
Sedangkan Nova Iriansyah adalah mantan Ketua Partai Demokrat Aceh. Lelaki kelahiran Banda Aceh, 22 November 1963 ini berlatar belakang pengusaha. Usai menamatkan S1 di Institute 10 November Surabaya pada 1988, Nova melanjutkan program magister di Institute Teknologi Bandung dan selesai pada 1998.

H. Muhammad Nazar, S.Ag
Tempat/tgl lahir : Pidie Jaya, 1 Juli 1973.
Jabatan terakhir : Wakil Gubernur Aceh.
Pendidikan : MIN Tanjong Ulim Pidie Jaya tahun 1986, MTsN Bandar Dua Pidie Jaya tahun 1989, Madrasah Aliyah Negeri  Ulim Pidie Jaya tahun 1992, Strata Satu (S1) IAIN A-Raniry Fakultas Adab Jurusan Bahasa dan Sastra Arab (ASA) Banda Aceh tahun 1997, Program Non Gelar Sarjana Purna Ulama IAIN Ar-Raniry tahun 1998.

Ir. Nova Iriansyah, MT
Tempat/tgl lahir : Banda Aceh, 22 November 1963.
Jabatan terakhir : Anggota DPR RI.
Pendidikan : TK Persit KCK Banda Aceh tahun 1970, SD Negeri 3 Takengon tahun 1976, SMP Negeri 1 Banda Aceh tahun 1979, SMA Negeri 1 Banda Aceh tahun 1982, Sarjana Teknik Arsitektur (S1) Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya tahun 1988, Magister Teknik Arsitektur (S2) Institut Teknologi Bandung Tahun 1998.


Visi : Tegaknya perubahan dan pembangunan yang menyelamatkan serta menyejahterakan menuju negeri Aceh yang aman, damai, maju, berkeadilan, bermartabat dan berperadaban (baldatun thaiyyibatun wa rabbun ghafur) serta mencapai kemenangan dunia-akhirat.

Misi :
  • Membangun masyarakat yang beriman, berkualitas, produktif, berkeadilan pro-pembangunan dan berperadaban sebagai kekuatan perubahan serta pembangunan yang benar, menyelematkan dan menyejehterakan secara berkelanjutan.
  • Membangun berbagai kebutuhan fundamental yang menyelamatkan serta menyejahterakan rakyat secara berkelanjutan.
  • Normalisasi dan membangun pemerintahan yang benar sesuai undang-undang serta kearifan Aceh di semua level menuju good corporate governance dan clean government secara berkelanjutan dan berkarakter.
  • Normalisasi penegakan hukum, pembinaan politik serta keamanan yang benar dan tanpa diskriminasi baik dalam rangka mencegah penyimpangan, seperti korupsi dan kolusi maupun menjamin ketertiban serta kedamaian rakyat.
Referensi : kip-acehprov.go.id, atjehpost.com, www.suara-tamiang.com

Profil Darni M Daud-Ahmad Fauzi

April 01, 2012 0
Pasangan Nomor Urut Tiga (Independen)
Pasangan Darni M.Daud - Ahmad Fauzi mendapat nomor urut 3 saat pengundian nomor pada 2 Januari lalu. Keduanya adalah pasangan akademisi. Darni Daud adalah Rektor Universitas Syiah Kuala, sedangkan Ahmad Fauzi adalah dosen senior di Institute Agama Islam Islam Negeri (IAIN) Ar-Raniry Banda Aceh, dan pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas Usuluddin di kampus itu.
Itu sebabnya, dalam jargon kampanye mereka menyebut dirinya "pasangan Jantong Hatee, merujuk pada kampus Universitas Syiah Kuala yang sering disebut jantung hati masyarakat Aceh.
Pasangan ini merupakan kandidat keempat yang mendaftar ke KIP Aceh. Mereka maju lewat jalur perseorangan.
Ketika mendeklarasikan pendampingnya, Darni mengatakan, ia memilih Ahmad Fauzi lantaran dianggap sebagai akademisi senior dan menguasai ilmu politik dan agama. Darni juga mengatakan, latar belakang daerah asal yang berbeda merefleksikan keberagaman masyarakat Aceh. Darni sendiri berasal dari Pidie Jaya dengan istri dari Aceh Tengah. Sedangkan Ahmad Fauzi berasal dari Aceh Timur dan istrinya dari Aceh Besar.
"Saya punya menantu dari Simeulue. Jadi, kami ini berasal dari wilayah yang beragam seperti masyarakat Aceh yang juga beragam. Ini salah satu kekuatan kami untuk maju dalam pilkada," ujarnya.

Prof. Dr. H. Darni M Daud, MA
Tempat/tgl lahir : Pidie 25 Juli 1961
Jabatan terakhir : Rektor Universitas Syiah Kuala
Pendidikan : SD Negeri Blang Kuta Kec. Bandar Dua tahun 1973, SMP Negeri Ulee Glee Kce Bandar Dua tahun 1976, SPG Negeri Bireun tahun 1980, FKIP Bahasa Inggeris Unsyiah Banda Aceh tahun 1985, TEFL Program School of Education The Universyty of Sidney Australia tahun 1989, TESOL Program Intercultural Communication New York University New York USA Tahun 1994, Education/ Higher Education, School of Education Oregon State University Corvallis USA tahun 2000, Program Pendidikan Singkat Angkatan XVI LEMHANAS Jakarta 2009.

Dr. Tgk. Ahmad Fauzi, M.Ag
Tempat/tgl lahir : Langsa 1 Mei 1957.
Jabatan terakhir : Pembantu Dekan III Fakultas Tarbiyah IAIN Ar-Raniry.
Pendidikan : SD 2 Peureulak Aceh Timur tahun 1970, Pendidikan Guru Agama 4 Tahun Peureulak Aceh Timur tahun 1973, Pendidikan Guru Agama 6 tahun Peureulak Aceh Timur Tahun 1976, Dayah Darul Huda Idi Rayeuk Tahun 1977, Dayah Tinggi Pante Kulu Banda Aceh tahun 1984, S1 Tarbiyah IAIN Ar-Raniry Banda Aceh tahun 1984, S2 Pasca Sarjana (PPs) IAIN Ar-Raniry Banda Aceh Tahun 2000, S3 Program Pasca Sarjana Universitas Islam Umdurman Khartoum Sudan tahun 2010.

Visi : Terwujudnya harkat dan martabat masyarakat Aceh yang damai, sejahtera berlandaskan iman dan taqwa.

Misi :
  • Perbaikan dan peningkatan ajaran agama/syariat islam, kualitas pendidikan, kebudayaan dan kesehatan masyarakat Aceh yang handal dan merata.
  • Perbaikan dan peningkatan perekonomian daerah yang adil berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.
  • Perbaikan dan peningkatan iinfrastruktur publik untuk penguatan daya saing daerah pengurangan risiko bencana dan penjaminan kesejahteraan masyarakat.
  • Perbaikan dan peningkatan pelayanan publik melalui penyelenggaraan pemerintahan yang professional bersih transparansi adil dan akuntabel.
Referensi : kip-acehprov.go.id, atjehpost.com, www.suara-tamiang.com

Profil Irwandi Yusuf-Muhyan Yunan

April 01, 2012 0
Pasangan Nomor Urut Dua (Independen)
Ketika masih masih dilanda konflik bersenjata, Irwandi pernah menjadi menjadi juru prograganda GAM. Ketika itu, ia kerap berbicara dengan media menggunakan nama samaran. Petualangannya terhenti pada 23 Mei 2003. Irwandi ditangkap di Jakarta beberapa hari setelah pemberlakuan status darurat militer. Pengadilan Negeri Banda Aceh kemudian menjatuhkan hukuman 10 tahun penjara untuknya.
Tsunami yang membobol penjara Keudah pada 24 Desember 2004 membuat Irwandi lolos dari penjara. Entah bagaimana caranya, lewat Batam ia kabur ke Malaysia dan muncul di Helsinki, Finlandia, saat perundingan damai antara Pemerintah Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), 15 Agustus 2005.
Ketika perjanjian damai  ditandatangani, salah satu kesepakatannya adalah memberi pengampunan kepada tahanan politik. Dengan begitu, ia tak perlu lagi menghabiskan masa tahanannya. Irwandi pun muncul di depan publik dan duduk sebagai perwakilan GAM di misi pemantau perdamaian Aceh Monitoring Mission.
Setahun kemudian, bersama Muhammad Nazar, ia terpilih sebagai gubernur Aceh dan dilantik pada 8 Februari 2006. Belakangan, Irwandi pecah kongsi dengan pimpinan GAM yang kemudian membentuk partai lokal bernama Partai Aceh.
Usai masa jabatannya, dosen di Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala ini kembali mengadu nasib mengincar posisi gubernur untuk kedua kalinya, sang incumbent akan melaju dengan menggandeng Muhyan Yunan. Mereka maju dari jalur perseorangan.
Muhyan Yunan sendiri adalah mantan Kepala Dinas Bina Marga dan Cipta Karya Aceh. Lahir di Meukek pada 9 Juni 1953, Muhyan menyelesaikan pendidikan Strata-3 di Universitas Satyagama Jakarta (2005) dan University Utara Malaysia (UMM) Malaysia pada 2011.
Pasangan ini mengusung program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA), beasiswa anak yatim, bantuan keuangan Peumakmu Gampong dan Pengembangan Usaha Ekonomi Masyarakat (PUEM).

drh. Irwandi Yusuf, M.Sc
Tempat/tgl lahir : Bireun, 2 Agustus 1960
Jabatan terakhir : Gubernur Aceh
Pendidikan : MIN Cot Bada tahun 1970, Madrasah Tsanawiyah Negeri Bieun tahun 1975, SNAKMA Saree tahun 1979, Sarjana (S1) Jurusan Klinik Veteriner Kedokteran Hewan Unsyiah Banda Aceh tahun 1987, Pasca Sarjana (S2) Veterinery Medicine, Oregon State University Amerika Serikat Tahun 1993.

Dr. Ir. Muhyan Yunan, M.Sc
Tempat/tgl lahir : Aceh Selatan, 9 Juni 1953
Jabatan terakhir : Kepala Dinas Bina Marga dan Cipta Karya Aceh.
Pendidikan : SD Muhammadyah Meukek tahun 1966, SMP Negeri Meukek tahun 1969, SMA Negeri Tapaktuan tahun 1972,  Sarjana Muda Teknik Sipil Unsyiah tahun 1977, Fakultas Teknik Sipil (S1) Universitas Diponegoro tahun 1980, Pasca Sarjana (S2) Institut Teknologi Bandug, Jakarta 1992,  Master Dagree (S2) University of Strathclyde Glasgow United Kingdom Scotlandia tahun 1993, Doktor (S3) Universitas Satyagama Jakarta tahun 2005, Doktor (S3) University Utara Malaysia (UUM) Malaysia 2011.

Visi: Berlanjutnya perubahan yang fundamental di Aceh dalam segala sektor kehidupan masyarakat Aceh dan pemerintahan, yang menjunjung tinggi asas transparansi dan akuntabilitas, bagi terbentuknya suatu Pemerintahan Aceh bebas dari praktik korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan. Sehingga mulai 2012, Aceh dapat terus tumbuh menjadi negeri makmur yang berkeadilan dan adil dalam kemakmuran.

Misi :
  • Membangun, meningkatkan dan memelihara infrasruktur dasar untuk mendukung sistem produksi serta pelayanan dasar.
  • Melanjutkan pembangunan SDM berlandaskan kompetensi dengan tetap berpegang pada nilai-nilai budaya masyarakat Aceh.
  • Membangun ekonomi kerakyatan yang merata di seluruh wilayah Aceh secara berkelanjutan dan berkeadilan.
  • Memanfaatkan sumber daya alam secara berkelanjutan berkeadilan dan ramah lingkungan guna mendukung pertumbuhan ekonomi Aceh.
  • Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berwibawa guna mendukung pelayanan publik yang murah, cepat, tepat sasaran, berkualitas dan merata.
  • Mewujudkan perdamaian berkelanjutan melalui implementasi MoU Hesinki yang berdasarkan demokrasi dan Hak Asasi Manusia.
Referensi : kip-acehprov.go.id, atjehpost.com, www.suara-tamiang.com

Profil Ahmad Tajuddin-Teuku Suriansyah

April 01, 2012 0
Pasangan Nomor Urut Satu (Independen)
Pasangan yang mendapatkan nomor urut satu ini ikut bertarung dalam Pilkada Aceh melalui jalur perseorangan. 
Teungku Ahmad Tajudin, atau lebih dikenal dengan Abi Lampisang masih menjadi sosok yang misterius bagi sebagian besar masyarakat Aceh. Hal itu wajar karena sebelumnya Abi tidak eksis di media massa seperti halnya kandidat lain yang memiliki peran sorotan medium publik di Aceh. Baru menjelang Pemilukada saja Abi Lampisang terdengar di telinga masyarakat, lantaran maju sebagai Aceh satu melalui jalur independen bersama T. Surianyah.
Sehari-hari Teungku Ahmad Tajuddin adalah Pimpinan Lembaga Pendidikan Islam Dayah Al-Muhajirin Tgk. Chik Di Ujeun Lampisang Tunong, Seulimeum, Aceh Besar. Penulis Kitab 'Ilme Jihad Bak Reot Uhw Endatu' ini lahir di Seulimum pada 15 September 1962. Dia juga adalah mantan khadi di Gerakan Aceh Merdeka.
Adapun pasangannya, Suriansyah adalah mantan Direktur Utama pabrik kertas PT. Kertas Kraft Aceh (Persero) periode 2002-2007. Dunia politik tak asing lagi bagi pria kelahiran Lhokseumawe, 1 Mei 1954 ini. Lama di Golkar, ia pernah menjadi anggota MPR RI periode 1987-1992. Pada 1992-1999, ia menjadi anggota DPR-RI selama dua periode. Tahun 1999, masa Pemerintahan Gus Dur, Suriansyah menjadi anggota Tim Penasehat Presiden Urusan Aceh.

Tgk H Ahmad Tajuddin AB
Tempat/tgl lahir : Aceh Besar, 15 September 1962.
Jabatan terakhir : Pimpinan Lembaga Pedidikan Islam Dayah Al-Muhajirin Tgk Chik Diujeun Lampisang Tunong – Seulimuem.
Pendidikan : SD Negeri 1 Seulimuem Aceh Besar tahun 1976, Madrasah Tsanawiyah Dayah Malikussaleh Kec. Tanah Jambo Aye Panton Labu Aceh Utara tahun 2004, Madrasah Aliyah Dayah Malikussaleh Kec. Tanah Jambo Aye Panton Labu Aceh Utara tahun 2007.

Ir. H Teuku Suriansyah, M.Si
Tempat/tgl lahir : Lhokseumawe, 1 Mei 1954.
Jabatan terakhir : Anggota Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Pendidikan : SD Negeri 5 Lhokseumawe tahun 1965, SMP Negeri 1 Lhoksemawe tahun 1968, SMA Negeri 3 Setia Budi Jakarta tahun 1971, Fakultas Teknik Listrik (S1) Universitas Indonesia Jakarta tahun 1983, Pasca Sarjana (S2) Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia Jakarta tahun 1995.

Visi : Menyelamatkan kehidupan anak bangsa, dunia dan akhirat.

Misi :
  • Mempercepat pembangunan infrastruktur strategis
  • Mengedepankan nilai-nilai agama dan budaya daerah dalam aktifitas pembangunan
  • Memantapkan upaya peningkatan kesejahteraan khususnya di bidang pendidikan, kesehatan dan peningkatan daya beli yang bermuara pada pengurangan kemiskinan.
  • Melestarikan lingkungan dan menjaga keserasian tata ruang
  • Meningkatkan nilai tambah sumber daya lokal dan menghidupkan pusat-pusat kegiatan ekonomi masyarakat secara merata
  • Meningkatkan kinerja birokrasi dan pemberantasan Korupsi Kolusi Nepotisme (KKN).
Referensi : kip-acehprov.go.id, atjehpost.com, www.suara-tamiang.com

Profil Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh 2012-2017 Beserta Visi dan Misinya

April 01, 2012 0
Setelah mengalami penundaan, pelaksanaan Pilkada Aceh akan segera dihelat pada tanggal 9 April 2012. Ajang pesta demokrasi rakyat tersebut beberapa kali terpaksa harus ditunda pelaksanaanya disebabkan oleh beberapa hal, yang diantaranya adalah sempat terjadinya gangguan keamanan di Aceh dengan sejumlah aksi kekerasan menggunakan senjata api terjadi hingga merenggut korban nyawa, aksi tersebut dilatar belakangi oleh Pilkada itu sendiri.
Pilkada Aceh diyakini nantinya akan berjalan dengan damai, karena para kandidat, yaitu lima calon gubernur dan wakil gubernur serta sejumlah calon bupati/wakil bupati dan wali kota/wakil wali kota telah meneken deklarasi pilkada damai di Aceh. Kandidat diminta berkompetisi secara fair dan tidak saling intimidasi. Penandatangan deklarasi damai ini telah digelar di Masjid Baiturahman Banda Aceh, pada Rabu (14/3/2012). Mereka berikrar untuk tetap menjaga perdamaian dan menghormati hasil pilkada.
Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh yang alkan digelar pada tanggal 9 April 2012 nanti itu akan dilaksanakan serentak dengan pilkada 17 bupati/wali kota dari 23 kabupaten/kota di Provinsi Aceh.
Yang paling menjadi sorotan publik pada saat ini adalah siapakah yang nantinya akan menduduki tampuk kekuasaan tertinggi di Aceh tersebut. Karena ke 5 calon gubernur dan wakil gubernur pada pilkada Aceh kali ini memiliki kekuatan tersendiri yang tidak dapat dipungkiri lagi akan dapat membingungkan para pemilih nantinya.
Dari lima kandidat calon gubernur dan wakil gubernur, terdapat tiga calon jalur perseorangan (independen) dan dua calon jalur partai. Para calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh pada Pilkada Aceh 2012 bisa dikatakan sangat bervariasi, karena datang dari berbagai kalangan, mulai dari ulama kharismatik, akademisi, tokoh politik Aceh, mantan gubernur, dan mantan wakil gubernur, mereka ikut ambil bagian dalam mencoba peruntungannya untuk bisa menjadi orang No. 1 di Aceh.
Dan berikut profil 5 calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh pada Pilkada Aceh 2012 sesuai dengan nomor urut :
  1. Ahmad Tajuddin-Teuku Suriansyah
  2. Irwandi Yusuf-Muhyan Yunan
  3. Darni M Daud-Ahmad Fauzi
  4. Muhammad Nazar-Nova Iriansyah
  5. Zaini Abdullah-Muzakkir Manaf
Klik nama kandidat untuk melihat profil!!!