Blognya Anak Kuliahan

Saturday, March 16, 2013

Perbedaan Antara Negara Dengan Masyarakat

March 16, 2013 0

Masyarakat adalah jumlah individu yang berkumpul dalam satu wilayah, tumbuh berkembang dalam segala aspek secara bersama. Sedangkan Negara adalah asosiasi yang berdiri dari persatuan masyarakat tersebut.

Perbedaan-perbedaan:
  1. Lazimnya masyarakat adalah kepala didalam Negara. Manusia adalah makhluk hidup yang bermasyarakat dan ini merupakan sifat dasarnya, sangat mustahil Negara berdiri tampa perkumpulan tersebut. Karena melalui perkumpulan inilah Negara berdiri, misalnya: Asosiasi famili. Maka dapat disimpulkan asosiasi masyarakat adalah ujung tombaknya Negara.
  2. Jangkauan masyarakat lebih luas dari pada Negara. Masyarakat meliputi seluruh asosiasi kehidupan dan menyusun hubungan sesama secara universal. Sedangkan Negara tergantung pada hubungan mereka yang jelasnya kita ketahui bersama, bahwa pemerintahan adalah kuncinya Negara. Jadi jika pemerintahan berakhir maka tamatlah Negara ersebut, sedangkan hubungan masyarakat tetap berlanjut semasa dunia masih bernafas.
  3. Masyarakat hidup untuk menyelesaikan tujuan didalam kehidupannya, yang termasuk Keagamaan, spiritual, sastra, keseniaan dan pengetahuan, dimana masyarakat meiliki kelebihan luas dan kelebihan tersendiri didalamnya. Sedangkan tujuan Negara memiliki keterbatasan dimana pokok utamanya adalah sistem yang terorganisir, memerintah dan mengontrol wilayah tertentu. Jadi jelaslah tujun hidup masyarakat cenderung luas dari pada Negara.
  4. Dalam hal suka relawan dan kerja sama yang bersangkutan dengan keagamaan, adat,tradisi masyarakat cenderung akrab dan merupakan suatu wibawa yang besar jika mengerjakannya. Sedangkan didalam Negara hal sukarelawan dan kerja sama terkesan pemaksaan.

Syarat-Syarat Untuk Mendirikan Sebuah Negara

March 16, 2013 2
Ada beberapa unsur-unsur dasar bagi suatu Negara agar diakui sebagai sebuah Negara:

1. Rakyat/Jumlah penduduk.
Rakyat merupakan unsur pertama dalam membentuk negara, tampa masyarakat maka mustahil Negara bisa terbentuk. Leacock mengatakan: Negara tidak akan berdiri tampa adanya sekelompok orang yang mendiami bumi ini. Dari hal ini timbullah pertanyaan, berapakah jumlah penduduk untuk membentuk negara?

Plato mengatakan bahwa untuk membentuk sebuah Negara wilayah tersebut membutuhkan 5040 penduduk. Pendapat ini tidak berlaku dijaman modern ini, lihat saja Vatican City misalnya, adalah sebuah negara di tengah jantung kota Roma, adalah negara yang dibentuk tahun 1929 berdasarkan Perjanjian Lateran antara Takhta Suci dengan pemerintah Italia. Luas negara ini hanya sebesar 109 acre atau 2,25 kilometer persegi dengan penduduk sebanyak (tahun 2012) 572 orang.

Raymond G. Gettel dalam buku Political Science mengatakan bahwa : No definite limit can be fixed for the number of persons to form a state. Pendapat lain dikemukakan oleh Stevensons dalam buku Political Outline bahwa : No fixed number of people is demanded, although the number is expected to be fairly large. Pendek kata kita tidak dapat menentukan berapa jumlah minimum ataupun maksimum penduduk untuk bisa dikatakan sebuah negara. Pada zaman sekarang saja banyak negara yang berpenduduk hanya beberapa ribu jiwa saja.


2. Wilayah.
Wilayah atau daerah atau teritorial negara adalah bagian tertentu dari permukaan bumi, tempat penduduk negara berdiam secara tetap dan tempat negara mempunyai kekuasaan tertinggi serta dapat menjalankan kekuasaan itu secara efektif. Wilayah negara adalah landasan materil atau landasan fisik dari negara yang berbentuk tanah, dan karenanya disebut grondsubstraat dari negara, artinya lapisan dasar berupa tanah dari negara itu. Adanya daerah tertentu berarti bahwa negara itu harus meliputi daerah yang tetap baik di darat, laut, maupun udara. Di dalam wilayahnya itulah negara tersebut memiliki monopoly of authority, yang berarti tidak ada satupun negara lain yang memiliki kekuasaan juga di dalam daerah negara tadi.

Wilayah merupakan unsur yang kedua, karena dengan ada wilayah yang didiami oleh manusia, maka negara akan terbentuk, jika wilayah tersebut tidak ditempati secara permanent oleh manusia maka mustahil untuk membentuk Negara. Bangsa Yahudi misalnya, dimana mereka tidak mendiami suatu tempat secara permanent. Alhasil mereka tidak memiliki tanah yang jelas untuk didiami, tapi dengan kepintaran PBB diberikanlah Israel sebagai negara bagian agar mereka merasa memiliki tanah.

Wilayah yang diiringi dengan kekayaan alam yang melimpah, akan menjadikan rakyat hidup sejahtra dan bisa memetik hasil dari alam untu kehidupan mereka. Tapi sayangnya hasil alam tersebut dijadikan uang sampingan oleh segelentir penguasa yang tidak bertanggung jawab.


3. Pemerintahan.
Jika rakyat telah siap dan wilayah yang ditempati memungkinkan untuk bernaung, maka yang tidak kalah pentingnya ialah pembentukan pemerintahan. Pemerintahan terbagi atas tiga organ:
  1. Badan pembuatan undang-undang (BPUU). Dimana organ ini mengatur hukum- hukum untuk Negara dan rakyatnya yang ditetapkan secara musyarawarah.
  2. Pelaksana. Orang-orang yang menjalankan roda pemerintahan atau tombak negara alias para Pejabat kita.
  3. Pengadilan. Ini bukan suatu badan yang asing bagi kita, tugas mereka menyeret orang- orang yang bermasalah, tapi anehnya mereka juga nimbrung bersama penjahat.


4. Kedaulatan.
Kedaulatanlah yang membedakan Negara dengan organisasi lainnya, jika Negara yang berdaulat berarti memiliki UUD pemerintahan sendiri, bahkan bebas dari ikatan belenggu dari Negara lain, pemahamannya Merdeka.

Dalam kepustakaan hukum internasional, suatu negara yang berdaulat biasanya ditandai dengan kemampuan untuk mengurus kepentingan dalam negeri dan luar negerinya sendiri dengan tidak bergantung kepada negara lain.

Sunday, March 10, 2013

Cara Menghitung Perolehan Nilai atau Skor TOEFL

March 10, 2013 3

Mengukur Perolehan Nilai TOEFL model Paper-Based Test (PBT)
Pernahkah Anda bertanya bagaimana cara menghitung skor TOEFL Anda? Saya yakin bagi yang belum tahu pasti sering bertanya demikian. Untuk menjawab rasa penasaran Anda, berikut akan diberikan cara menghitung skor TOEFL, agar Anda bisa menghitung berapa minimal soal yang harus Anda kerjakan dengan benar untuk mendapatkan target skor TOEFL yang Anda diinginkan. Tabel berikut digunakan untuk menghitung test TOEFL model Paper-Based Test (PBT) :

Berikut Cara Menghitungnya!!!
Misalkan target Anda untuk syarat ujian skripsi minimal 450. Maka minimal jumlah jawaban yang harus anda jawab dengan benar adalah:
Section I : minimal jumlah jawaban benar adalah 21 dari 50 soal à skor 45
Section II : minimal jumlah jawaban benar adalah 21 dari 40 soal à skor 45
Section III : minimal jumlah jawaban benar adalah 26 dari 50 soal à skor 45
Ketiga skor dijumlahkan = 45 + 45 + 45 = 135
Jumlah skor tersebut dikali 10 dan dibagi 3, sehingga Skor TOEFL Anda = 135x10/3 = 450

Misalkan target Anda untuk syarat mendapatkan beasiswa luar negeri minimal 550. Maka minimal jumlah jawaban yang harus anda jawab dengan benar adalah:
Section I : minimal jumlah jawaban benar adalah 37 dari 50 soal à skor 55
Section II : minimal jumlah jawaban benar adalah 31 dari 40 soal à skor 55
Section III : minimal jumlah jawaban benar adalah 40 dari 50 soal à skor 55
Ketiga skor dijumlahkan = 55 + 55 + 55 = 165
Jumlah skor tersebut dikali 10 dan dibagi 3, sehingga Skor TOEFL Anda = 165x10/3 = 550


Mengukur Level Kemampuan Bahasa Inggris Dengan TOEFL
Umumnya kita mengenal tiga level penguasaan bahasa asing, yaitu Tingkat Dasar (Elementary), Tingkat Menengah (Intermediate), dan Tingkat Mahir (Advanced). Untuk skor TOEFL, para ahli bahasa biasanya mengelompokkan skor ini kedalam empat level berikut:
  1. Tingkat Dasar (Elementary) : 310 s.d. 420
  2. Tingkat Menengah Bawah (Low Intermediate) : 420 s.d. 480
  3. Tingkat Menengah Atas (High Intermediate) : 480 s.d. 520
  4. Tingkat Mahir (Advanced) : 525 s.d 677

Jadi, sudah berada di level manakah anda???

INGIN MENDAPATKAN NILAI TOEFL 500 HINGGA 600???
BERIKUT RAHASIANYA

Download E-Book Jurus Jitu Meningkatkan Nilai TOEFL (500 hingga 600)

March 10, 2013 0

Sesi Pertama, merupakan sesi percakapan atau listening. Sesi ini merupakan sesi yang tersulit karena Anda dituntut dapat minimal mengerti dari percakapan dalam soal TOEFL tersebut. Hal tersebut sering kali membuat Anda menebak jawaban. Dengan menggunakan Ebook Cara Jawab sesi Percakapan, Anda akan mendapatkan cara "mengakali" pertanyaan Toefl tersebut dengan lebih sistematis dan terarah. Ebook Cara Jawab sesi Percakapan terdiri dari 20 cara yang disajikan secara berurutan sesuai dengan tes Toefl sesungguhnya.

Sesi Kedua, Anda akan menemui sesi structure and written expression. Sesi ini membahas cara-cara yang akan digunakan oleh Anda dalam menghadapi jenis pertanyaan yang terkait grammar and structure, yang kerap kali sulit dihadapi. Sesi ini terdiri dari 10 cara menghadapi soal-soal structure dan 25 cara menghadapi soal-soal terkait written expression. Semuanya merupakan rangkuman cara mempelajari tata bahasa Inggris secara cepat dan tepat. Sesi ini pun dilengkapi dengan latihan seperti Tes TOEFL yang akan dihadapi.

Sesi Ketiga, yaitu sesi reading, akan dibahas cara-cara yang akan digunakan oleh Anda dalam menghadapi jenis pertanyaan yang membutuhkan kemampuan memahami bacaan. Sesi ini terdiri dari 6 cara yang mudah diterapkan ketika berhadapan dengan sesi reading Tes TOEFL. Diterangkan dengan cara yang mudah, sehingga Anda dapat mempraktekkannya secara langsung pada latihan soal yang disediakan.

Berikut beberapa manfaat yang akan Anda peroleh setelah memiliki Paket CARA JAWAB TOEFL:
  1. Berbahasa Indonesia, memudahkan Anda untuk membaca dan memahaminya
  2. Metode Mind Map, mempercepat proses pemahaman
  3. Cara lebih sistematis, tidak bertele-tele
  4. Setiap Cara dilengkapi latihan soal (Listening, Structure, Reading)
  5. Terdapat software interaktif latihan TOEFL


Berapa Biaya yang perlu Anda keluarkan?
Disini tak perlu mahal, Anda hanya membutuhkan biaya Rp.100.000 saja!!!
Dengan Rp.100.000 Anda bisa mendapatkan nilai TOEFL minimal 500!!!

Selain Investasi kecil, kami juga memberikan Garansi 100%!!!
YA. Jika ternyata E-book yang Anda dapatkan tidak seperti yang dijanjikan, atau jika Anda sama sekali tidak merasa beruntung mendapatkan paket informasi ini, atau jika Anda merasa tidak puas dengan alasan apapun dalam waktu 12 bulan sejak pembelian paket ini, uang Anda akan dikembalikan 100% tanpa pengurangan.

Sekilas Pengertian dan Pengetahuan Tentang TOEFL

March 10, 2013 3

APA ITU TOEFL?
TOEFL (Test of English as a Foreign Language) merupakan sebuah tes bahasa Inggris sebagai bahasa asing. Tes TOEFL digunakan sebagai alat untuk mengukur kemampuan seseorang sampai sejauh mana kemampuan bahasa Inggrisnya. Ada empat kemampuan yang diukur dalam TOEFL, yakni Listening Comprehension (pemahaman dalam mendengarkan), Structure and Written Expression (pemahaman struktur dan ungkapan), Reading Comprehension (pemahaman membaca), dan Writing Comprehension (pemahaman menulis). TOEFL ini sendiri diorganisir oleh sebuah lembaga di Amerika Serikat yang bernama ETS (Educational Testing Service).


PERLUASAN PENGGUNAAN TOEFL
Seiring perkembangan zaman, bahkan negara-negara yang bahasa ibunya bukan bahasa Inggris, seperti Jepang, Korea, India, Malaysia, Indonesia, dll mensyaratkan TOEFL Score tertentu bagi calon mahasiswanya, baik yang datang dari dalam negeri, apalagi jika berasal dari luar negeri. Di Indonesia, TOEFL bahkan digunakan juga untuk :
  1. Persyaratan bagi penerimaan karyawan baru di instansi pemerintah, perusahaan pemerintah dan swasta.
  2. Syarat penerimaan mahasiswa baru untuk jenjang S2 dan S3.
  3. Syarat pengajuan beasiswa, baik dari pemerintah maupun swasta, baik dalam negeri maupun luar negeri.

Nah, bagi mahasiswa pemburu beasiswa yang ingin melanjutkan studinya keluar negeri, calon mahasiswa harus memiliki standar nilai TOEFL yang sudah ditetapkan oleh masing-masing universitas diluar negeri tersebut. Misalnya TOEFL score minimal untuk negara-negara di Eropa dan Australia adalah 500 (minimum), sedangkan TOEFL score Amerika adalah disyaratkan 550 (minimum).


PERKEMBANGAN TOEFL
TOEFL sendiri sudah beberapa kali mengalami penyempurnaan oleh lembaga penyelenggaranya, ETS. Bentuk-bentuk TOEFL Test yang pernah diperkenalkan ke publik yaitu :

TOEFL Paper Based Test
Terdiri atas 3 section : Listening, Structure, and Reading
Maximum Score : 677

TOEFL Computer Based Test
Terdiri dari 4 Section : Listening, Structure, Reading, Writing
Maximum Score : 300

TOEFL Internet Based Test
Terdiri dari 4 section : Listening, Reading, Writing, Speaking.
Maximum score : 120

Meskipun resminya, sejak TOEFL Internet Based Test diperkenalkan di seluruh dunia, maka jenis sebelumnya tidak berlaku lagi, tetapi kenyataannya sampai saat ini, TOEFL Paper Based Test masih digunakan secara luas di berbagai lembaga pendidikan tinggi maupun untuk rekrutmen karyawan di Indonesia, atau di negara-negara yang bukan berbahasa Inggris.


INGIN NILAI TOEFL TINGGI (500 sampai 600) ???
RAHASIANYA SILAHKAN

Perjalanan Pemilu Indonesia dari Masa ke Masa

March 10, 2013 0

Halaman sejarah akan menelusuri perjalanan pemilu Indonesia dari waktu ke waktu, dimulai dari Pemilu 2009 lalu bergerak ke belakang sampai Pemilu 1955. Setiap sesi akan dibahas konteks sosial politik penyelenggaraan pemilu, kedudukan pemilih, penyelenggara, partai politik peserta pemilu, calon anggota legislatif  dan calon pejabat eksekutif. Pada setiap pemilu akan dipaparkan hasil singkat pemilu sebagai buah dari penerapan sistem pemilihan, yaitu penggunaan instrumen-instrumen teknis pemilu yang mengolah suara pemilih menjadi kursi buat calon terpilih.

Perjalanan Sejarah Pemilu Tidak Selalu Progresif
Demokrasi bukanlah jalan mudah. Pemilu yang sudah berulang pada pasca-Orde Baru, belum menunjukkan progresivitas kualitas. Selalu ada aktor yang mengambil manfaat di balik sedikitnya pengalaman mengelola demokrasi. Dari Pemilu 1999, ke Pemilu 2004 lalu Pemilu 2009, tampak kualitas proses maupun hasilnya menurun. Pilkada 2005-2008 malah menempatkan pemilih sebagai obyek politik uang. Namun jalan demokrasi sudah dipilih, sehingga lebih realistis untuk terus memperbaiki proses penyelenggaraan pemilu daripada menggantikankan pemilu dengan mekanisme lain.

Pemilu 2009: Buah Rendahnya Profesionalitas                                                             
Penyelenggaraan Pemilu 2009 diwarnai kontroversi atas hilangnya hak pilih jutaan warga negara.  Jelas ini tanggungjawab KPU selaku penyelenggara pemilu. Namun mereka berkilah dan balik menuding pemerintah dan pemerintah daerah sebagai sumber kesalahan. UU No. 10/2008 yang buruk juga menjadi sumber lain keribetan pemilu, sedang keputusan MK di tengah proses pemilu menjadikan hasil pemilu tidak bisa diprediksi akibat perubahan peraturan permainan di tengah pertandingan. Rendahnya profesionalitas penyelenggara di satu pihak, dan buruknya undang-undang pemilu di pihak lain, menjadi sebab banyaknya kekacauan Pemilu 2009.

Pilkada 2005-2008: Politik Uang Meluas
Dasar penyelenggaraan pilkada adalah UU No. 32/2004 dan UU No. 12/2008. Kontribusi putusan MK dalam menata pilkada sangat signifikan karena  dua undang-undang itu sering digugat ke MK. Namun sampai sejauh itu, peraturan perundang-undangan pilkada gagal menyentuh praktek politik uang yang marak setiap kali pilkada digelar. Siapa pelakunya? Banyak: pengurus partai politik melakukan jual beli surat dukungan pencalonan, pasangan calon membeli suara pemilih dan membeli petugas untuk mengubah hasil penghitungan suara, pemilih sendiri merasa tidak bersalah menerima uang dan barang yang disalurkan oleh tim sukses pasangan calon.

Pemilu 2004: Terbesar dan Terkompleks di Dunia
Perubahan Ketiga UUD 1945 oleh SU-MPR 2002 mengharuskan adanya pemilihan langsung presiden dan wakil presiden, serta pemilihan anggota DPR dari setiap provinsi. Pemilu presiden membuat penyelenggaraan pemilu Indonesia semakin besar volumenya; sementara pemilihan anggota DPD di setiap provinsi bersamaan dengan pemilihan anggota DPR, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota, membuat pemilu Pemilu 2004 menjadi sangat kompleks. Pemilu 2004 berjalan sukses, namun berakhir tragis: beberapa anggota KPU harus masuk penjara karena terlibat korupsi.

Pemilu 1999: Antusiasme Menyambut Demokrasi
Tumbangnya Orde Baru membuat rakyat antusias memasuki alam demokrasi. Pemilu 1999 yang dipersiapkan tidak lebih dari satu tahun berjalan aman dan tertib. Kekhawatiran akan terjadinya konflik besar, tidak terbukti. Rakyat sudah memahami apa yang harus dilakukan dalam berdemokrasi. Mereka menghukum penguasa yang dinilai buruk, sekaligus memilih mereka yang dianggap baik dan memberi harapan. Golkar pun terpuruk dan PDIP menang. Tindakan Presiden Habibie yang mengambil alih urusan pemilu – setelah KPU tidak bersedia mengesahkan hasil pemilu – mendapat sokongan rakyat sehingga hasil Pemilu 1999 tetap memiliki legitimasi tinggi.

Pemilu Orde Baru: Represi dan Manipulasi Demi Golkar
Sebagai antitesis Orde Lama, pada awalnya rezim Orde Baru menawarkan ruang demokrasi. Menjelang Pemilu 1971, mereka mau menukar sistem pemilu mayoritarian yang diinginkannya dan mempertahankan sistem pemilu proporsional yang dituntut partai politik, dengan imbalan kursi gratis militer di parlemen. Sejurus kemudian kehidupan politik diredam. Orde Baru mereduksi partai politik hanya jadi dua, yaitu PPP dan PDI, plus Golkar, lalu melarang partai beroperasi sampai desa, dan memaksa PNS memilih Golkar. Pemilu berikutnya hanya bertujuan memenangkan Golkar, karena pada golongan kuning inilah legitimasi semu rezim Orde Baru disandarkan.

Pemilu 1955: Pengalaman Pertama Paling Berharga
Para pendiri Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak mencantumkan kata “pemilu” dalam naskah asli UUD 1945. Namun itu bukan berarti mereka tidak menghendaki pemilu dalam proses penyelenggaraan negara. BPKNIP yang difungsikan sebagai parlemen pun menetapkan undang-undang pemilu sebagai agenda utama. Tetapi suasana revoluasi dan gonta-ganti kabinet membuat pemilu baru terlaksana 10 tahun setelah kemerdekaan. Inilah pemilu pertama yang syarat nilai: keragaman, kejujuran, kesederhanaan, dan kedamaian. Pemilu 1955 adalah pemilu pertama sekaligus terbaik, yang terus menjadi contoh penyelenggaraan pemilu-pemilu berikutnya.